L1 · Cash engine
Lease arbitrage V-Green

Capex 0. Working capital negatif. Spread terkunci 5 tahun.

OMA tidak membangun stasiun pengisian. OMA menyewa lahan strategis, sub-lease kepada V-Green dengan spread yang terkunci selama kontrak, dan menerima prepayment tahunan sebelum membayar landowner. Hasilnya: arus kas masuk lebih cepat dari arus keluar — modul ini membiayai modul lain di ekosistem.

VinFast charging point dengan unit VFe34
Photo © VinFast HQ · ilustrasi titik isi-daya V-Green
Bagaimana modul ini menghasilkan uang

Tiga langkah. Tidak ada konstruksi, tidak ada beban listrik di pundak OMA.

Step 01

Mengikat lahan strategis

OMA menjangkau mall, hotel, hub fleet, dan rest area yang feasibility-nya sudah lulus. Lease landowner dikunci dalam kontrak jangka panjang, biasanya sejajar dengan horizon sub-lease.

Step 02

Sub-lease ke V-Green

V-Green sebagai operator charging VinFast mengambil over operasi, listrik, dan perawatan. OMA menjadi sub-lessor tetap dengan tarif yang dipatok di atas biaya sewa lahan.

Step 03

Spread terkunci + prepayment float

Selisih antara sub-lease dan lease landowner terkunci selama kontrak. V-Green prepay tahunan, OMA bayar landowner bulanan — perbedaan timing menghasilkan working capital yang negatif.

Why now

Jendela ini hanya terbuka selama VinFast Indonesia masih merintis sebaran charger.

  • V-Green agresif menambah site.

    Target ekspansi nasional Indonesia mengikuti playbook Vietnam — VinFast butuh sebaran charger sebelum unit sales menanjak. Yang sanggup menyediakan lokasi siap-pakai mendapat prioritas.

  • OMA punya jalur landowner.

    Sebagai dealer aktif PT OMA sudah memetakan lokasi mall, hotel, dan hub fleet yang feasibility-nya sudah lewat. Cycle negosiasi pendek karena perkenalan sudah berjalan dari kanal dealership.

  • Struktur kontrak sudah teruji.

    Format perjanjian sewa landowner dan sub-lease V-Green siap di-deploy. Setiap site baru hanya butuh isi-form, bukan re-design transaksi.

Rp 0
Capex per charger
5 thn
Spread terkunci kontrak
Prepay
Working capital negatif
70%
Pool reinvest ke modul L2

Asumsi tarif sub-lease, sewa lahan, dan spread di calculator.

Angka unit-economics tidak ditampilkan di halaman publik. Calculator investor memuat tarif dan spread aktual; akses penuh ke memo formal, kontrak contoh, dan ramp curve bulanan disediakan via data-room.

Buka calculator charging
Untuk mitra modal mini — site-by-site

Tidak harus tiket besar. Single-site juga bisa.

Selain holding flywheel tier-1, OMA membuka kerja sama per-site untuk mitra modal yang ingin masuk lebih ringan. Anda mengamankan satu lokasi atau pocket portfolio kecil; OMA menyediakan jalur landowner yang sudah lulus feasibility, struktur perjanjian sewa-sublease yang siap di-deploy, dan relasi operasional dengan operator charging.

  • Operate. Anda hold site, terima yield bulanan selama kontrak berjalan, biarkan OMA mengurus operator.
  • Flip. Site yang sudah ter-leased & ter-sublease jauh lebih likuid dari lahan kosong — cash-flow nya terdokumentasi, calon pembeli lebih cepat masuk.
  • Co-invest. Beberapa site dalam satu kerja sama, satu manajemen, satu jalur pelaporan.
Bicara per-site partnership
VinFast VFe34 — segmen fleet yang menjadi load utama charging
Photo © VinFast HQ · fleet VFe34 sebagai load network charging
Modul yang mengalir dari sini

Pool reinvest charging menyalakan modul-modul L2.

Tarif & memo formal di data-room.

Angka tarif sub-lease, struktur kontrak landowner, dan ramp curve bulanan tidak ditampilkan di halaman publik. Untuk akses penuh — silakan minta data-room. Kami balas dalam 24 jam kerja.

Compliance note

Pipeline charging dalam fase commitment & rollout. Angka di halaman ini bersifat kualitatif dan ilustratif berdasarkan asumsi internal OMA per Mei 2026. Bukan tawaran efek atau jaminan return.