
Halaman ini menjelaskan siapa VinFast, siapa OMA, dan bagaimana kemitraan keduanya berkembang dari dealer principal menjadi operator ekosistem EV di Indonesia — dari sales hingga rental, charging, body repair, dan logistik motor.
VinFast adalah produsen kendaraan listrik bagian dari grup Vingroup — konglomerat terbesar Vietnam yang juga membangun jaringan charging V-Green dan layanan ride-hail Xanh SM. VinFast sudah tercatat di pasar saham AS dan memiliki track record skala di pasar domestik Vietnam sebelum ekspansi regional.
Playbook-nya konsisten: bangun line-up lengkap (mikro hingga premium SUV), pasangkan dengan jaringan charging milik grup sendiri, lalu seed demand lewat fleet ride-hail captive. Pola ini sudah terbukti di Vietnam dan sedang direplikasi di Indonesia.
Di Indonesia, VinFast memasarkan tujuh model — dari VF 3 sebagai mikro EV harian, VF 5 Eco entry segment, VFe34 fleet hero, sampai VF 7 premium dan Limo Green untuk segmen lifestyle. Distribusi resmi berjalan lewat dealer principal di tiap wilayah.
OMA adalah entitas Indonesia yang ditunjuk sebagai dealer principal VinFast di wilayah operasinya. Bukan reseller, bukan agen — OMA memegang lisensi showroom, hak distribusi unit baru, dan tanggung jawab penuh atas after-sales kendaraan di wilayah cakupannya.
Yang membedakan OMA dari dealer kendaraan konvensional: OMA tidak berhenti di sales. Kami memperluas peran menjadi operator ekosistem — membangun struktur charging bersama V-Green, fleet rental dengan proteksi buyback, bengkel multi-brand untuk uptime, dan pilot logistik motor saat motor listrik VinFast resmi diluncurkan.
OMA melayani tiga audiens dalam satu rumah: customer yang membeli atau menyewa kendaraan, partner yang bekerja sama di charging, fleet, dan layanan, serta investor yang mengisi modal di modul-modul ekosistem.
Showroom OMA beroperasi di bawah standar brand VinFast: tata letak, signage, customer experience, dan SOP layanan diatur oleh brand owner.
Service, suku cadang, dan klaim warranty ditangani langsung oleh OMA — bukan dialihkan ke pihak ketiga. Teknisi tersertifikasi oleh principal.
OMA bermitra dengan unit-unit grup Vingroup di luar penjualan unit: V-Green untuk charging, kerangka RVG untuk fleet, dan koordinasi launch untuk motor.
Detail perjanjian, area cakupan, dan ketentuan komersial lainnya bersifat confidential antara PT OMA dan VinFast Indonesia, disediakan via data-room untuk mitra yang sudah menandatangani NDA.

Sales adalah pondasi bisnis. OMA menjalankan showroom resmi dengan test-drive, konsultasi varian, opsi pembiayaan, dan serah-terima yang tersertifikasi standar VinFast.
Yang menjadi kekuatan: rangkaian model lengkap dari VF 3 mikro hingga VF 7 premium, dukungan ekosistem charging yang berkembang, dan paket after-sales yang sudah jadi bagian dari janji brand — bukan layanan tambahan.
Tata letak & SOP customer experience mengikuti standar brand VinFast.
Tujuh model tersedia untuk test-drive sebelum keputusan pembelian.
Skema kredit, leasing, dan trade-in via rekanan finansial resmi.
Service rutin, klaim warranty, dan spare-part orisinal di bengkel OMA.
Rental adalah bisnis kedua yang mengubah profil OMA dari pure-dealer menjadi operator. Fleet VinFast diakuisisi di harga dealer NET dengan diskon volume, lalu disewakan ke tiga channel paralel.
Yang membuat ini berbeda dari rental konvensional: tiered Resale Value Guarantee dari VinFast — kerangka buyback yang membuat sebagian besar capital terlindungi sebelum unit pertama menyentuh jalan. Profil risiko menyerupai sale-leaseback, bukan beli-aset-konvensional.
Channel A: ride-hail & courier. Channel B: corporate ESG. Channel C: retail satuan untuk customer individu.

Pembahasan lengkap unit-economics rental — diskon NET vs OTR, tier buyback, IRR per channel — di halaman modul rental dan calculator.
Setelah sales dan rental, ekosistem OMA berkembang ke charging (cash engine yang me-reinvest ke modul lain), body repair (uptime + margin), dan logistik motor (ESG sleeve). Empat modul, satu holding flywheel.

Lease arbitrage ke V-Green. Capex 0, working capital negatif, spread terkunci kontrak 5 tahun.
Lihat thesis
Fleet VinFast EV dengan tiered Resale Value Guarantee. Tiga channel: ride-hail, corporate ESG, retail satuan.
Lihat thesis
Bengkel multi-brand EV. DRP asuransi + captive volume floor dari fleet OMA sendiri.
Lihat thesis
Pilot motor listrik VinFast di Bandung. Channel gig + corporate ESG. Van Phase 2.
Lihat thesisVinFast masuk Indonesia bersama V-Green untuk charging dan struktur RVG untuk fleet. Bukan brand tunggal yang menumpang infrastruktur orang lain.
Posisi dealer principal terdistribusi per wilayah dan tidak akan dibuka ulang. OMA berada di antrean awal sebagai dealer aktif yang sudah operasional.
Ride-hail mengejar TCO EV, korporat mengejar Scope 3, retail mengejar pengalaman EV harian. Tiga kurva permintaan dalam satu jendela.
Satu tiket. Empat sleeve. Toggle flywheel ON/OFF. Memo formal di data-room.
Lihat thesis portfolioOperate atau flip site charging yang sudah ter-leased & ter-sublease. Single-site juga bisa.
Lihat thesis chargingFleet VinFast dengan RVG. Tiga channel demand. Profil risiko sale-leaseback.
Lihat thesis rentalCap table, perjanjian dealer dengan VinFast, struktur SPV per sleeve, cohort schedule bulanan, dan term sheet draft — semua di data-room. Kami balas dalam 24 jam kerja.
Compliance note — Halaman ini menjelaskan kemitraan dan ekosistem OMA secara umum. Angka komersial detail, persentase margin, tarif kontrak, dan persentase RVG tidak ditampilkan di halaman publik. Beberapa modul masih dalam fase pilot atau persiapan launch. Bukan tawaran efek atau jaminan return.
Brand — VinFast adalah trademark Vingroup JSC. OMA dan PT Otomobil Multi Artha adalah trademark PT Otomobil Multi Artha. Penggunaan logo dan model imagery VinFast di halaman ini mengikuti standar VFID dealer brand kit.